Franklin Loufrani adalah Presiden dan Pendiri The Smiley® Company, merek gaya hidup global dan pemberi lisensi kekayaan intelektual yang ia ciptakan pada tahun 1971.
Seorang jurnalis muda yang meninggalkan kuliah dan bergabung dengan surat kabar pertamanya pada usia 19 tahun, Loufrani bekerja di France-Soir, salah satu surat kabar harian terbesar di Prancis, ketika ia merasa frustrasi dengan derasnya berita negatif yang terus-menerus muncul. Idenya sederhana namun transformatif: menciptakan simbol visual untuk menandai berita positif di surat kabar, dan menempatkan simbol yang sama pada produk konsumen untuk menyebarkan optimisme di setiap rumah dan ruang publik.
Ia mendesain wajah tersenyum berwarna kuning yang khas, menamakannya Smiley®, dan mendaftarkannya sebagai merek dagang. Franklin adalah orang pertama yang mendaftarkan desain wajah tersenyum sebagai merek dagang. Kemudian, ia membangun bisnis lisensi di sekitarnya, menciptakan kategori produk dan kemitraan distribusi di seluruh Eropa dan sekitarnya.
Apa yang membuat pendekatan Franklin secara fundamental berbeda dari pendekatan sebelumnya? desain wajah bahagia - Termasuk kampanye WMCA “Good Guys” di awal tahun 1960-an dan lencana perusahaan Harvey Ball tahun 1963 untuk State Mutual, yang membedakannya adalah bahwa ia tidak hanya menciptakan sebuah grafik. Ia menciptakan sebuah merek. Ia mendaftarkan merek dagang. Ia membangun identitas bisnis. Ia meluncurkan sebuah gerakan budaya.
Di bawah kepemimpinannya, tMerek Smiley® Berawal dari kampanye surat kabar Prancis, merek ini berkembang menjadi operasi lisensi global. Merek dagang sederhana ini: lingkaran kuning, dua titik, dan senyuman, tetap relevan selama lebih dari 50 tahun di tengah berbagai gerakan budaya, dari kebebasan seksual hingga pesta rave dan revolusi digital.
Pada tahun 1997, Putra Franklin, Nicolas Bergabung dengan perusahaan dan menciptakan emotikon grafis pertama, memperluas Smiley ke dunia digital dan menciptakan merek SmileyWorld®. Bersama-sama, keluarga Loufrani telah membangun The Smiley® Company menjadi salah satu dari 50 pemberi lisensi kekayaan intelektual global teratas di dunia, dengan lebih dari 450 pemegang lisensi yang beroperasi di lebih dari 155 negara dan menghasilkan penjualan ritel tahunan lebih dari $573 juta.
Franklin Loufrani tetap menjabat sebagai Presiden The Smiley Company.