LUANGKAN WAKTU UNTUK TERSENYUM®
Di Smiley, tujuan kami adalah menyebarkan hal positif melalui senyuman, untuk menjadikan dunia tempat yang lebih bahagia dan lebih ramah. Sepanjang lima dekade terakhir, semua kolaborasi, kemitraan, dan pengalaman kami telah berlandaskan pada etos ini - dan saat kami menatap ke depan untuk lima puluh tahun mendatang dan seterusnya, kami terus menemukan cara untuk menunjukkan kepada orang-orang bagaimana membalas senyuman kepada dunia.
Dimana semuanya dimulai
Paris, Prancis - seorang jurnalis muda bernama Franklin Loufrani mendapat ide cemerlang. Loufrani tidak kuliah dan bergabung dengan surat kabar pertamanya pada usia 19 tahun, dan pada tahun 1971, saat bekerja untuk surat kabar France-Soir, ia merasa lelah dengan arus berita negatif yang terus-menerus dan memutuskan untuk merancang kampanye yang akan menyoroti kisah-kisah positif kepada para pembaca.
Idenya? Wajah kuning tersenyum di samping semua berita positif dan pada produk-produk menarik untuk menyebarkan kampanye di setiap rumah dan ruang publik. Namun tidak seperti desain wajah tersenyum sebelumnya - termasuk "Good Guys" dari WMCA -
Berbeda dengan kampanye awal tahun 1960-an dan lencana perusahaan Harvey Ball tahun 1963 untuk State Mutual, Franklin Loufrani melakukan sesuatu yang sangat berbeda: ia mendaftarkan merek dagang. Ia membangun identitas merek. Ia menciptakan bisnis lisensi. Ia meluncurkan gerakan budaya. Merek dagang sederhana ini—lingkaran kuning, dua titik, dan senyuman—tetap relevan selama lebih dari 50 tahun gerakan budaya, dari cinta bebas hingga rave hingga revolusi digital, berkat upaya kreatif dan kemampuan jaringan Franklin dan putranya Nicolas yang bergabung dengannya pada tahun 1997.
Dikelilingi oleh semua orang luar biasa yang bekerja di The Smiley Company dan para mitranya.1970an-1980an
PERANG DAN DAMAI
Logo yang belum diberi merek Smiley menjadi simbol dan salah satu ikon utama budaya perdamaian dan cinta selama dekade gejolak ekonomi, politik, dan sosial ini. Memberikan dorongan moral yang sangat dibutuhkan selama masa yang penuh gejolak ini, produk Smiley diadopsi oleh para seniman dan musisi serta digunakan untuk menyampaikan keinginan mereka untuk menjadikan dunia tempat yang lebih bahagia.
1980an-1990an
GERAKAN PEMUDA DAN BUDAYA TANDINGAN
Pengaruh Smiley tumbuh seiring dengan munculnya subkultur musik, menjadi simbol gerakan musik elektronik, yang berlanjut hingga tahun 90-an. Dicetak di berbagai benda mulai dari stiker, kaos, tiket, selebaran, dan tali sepatu – simbol visual ini melekat pada budaya populer hedonistik yang baru.
Smiley semakin memperkuat status ikoniknya dengan muncul di poster untuk beriklan. Peluncuran album “Nevermind” Nirvana, sehingga menginspirasi munculnya gerakan grunge tahun 90-an.
1990an-2000an
BAHASA UNIVERSAL SEBUAH SENYUMAN
Dampak budaya Smiley yang abadi diterima oleh generasi digital baru.
Jauh melampaui zamannya, salah satu pendiri Smiley Company, Nicolas Loufrani, menciptakan bentuk komunikasi digital universal baru dengan menambahkan berbagai ekspresi wajah pada Smiley asli. Emotikon ini menginspirasi revolusi komunikasi visual dan kini dikirim ke seluruh dunia setiap hari, dengan kecepatan yang tak terbatas.
2000an-2010an
KOLABORATOR ASLI
Terus memengaruhi budaya modern, sebagai salah satu merek lisensi kolaborasi global terkemuka di dunia, Smiley telah berkolaborasi dalam berbagai kegiatan bergengsi yang mencakup fesyen, seni, kecantikan, perlengkapan rumah tangga, makanan, dan minuman. Karya seni terkenal yang pernah dikerjakan antara lain Policeman (2003) dan Grim Reaper (2005) karya seniman jalanan Banksy, dan untuk pertama kalinya Smiley memanfaatkan warisan budayanya yang kaya dengan terjun ke dunia fesyen dan desain. Kemitraan utama meliputi Supreme, Armani, Loewe, Zara, Moschino, Raf Simons, dan H.&M, Eastpak, Dsquared2, dan Adidas…hanya beberapa contoh.
Tahun 2020-an
50 TAHUN OPTIMISME YANG PENUH KEBERANIAN
Pada tahun 2022, Smiley merayakan ulang tahun ke-50 dengan meluncurkan kampanye global untuk menghidupkan kembali mantra asli kami: 'Luangkan Waktu untuk Tersenyum'.
Inisiatif ini membuat kami bermitra dengan lebih dari 60 merek dan pengecer dari seluruh dunia dalam pameran, lagu khusus, koleksi produk, dan pengalaman imersif. Pada tahun yang sama, kami mengumumkan peluncuran
Future Positive , sebuah kampanye pertama di industri ini yang bekerja sama dengan merek-merek global lainnya untuk mengatasi ketidakadilan sosial dan iklim di seluruh dunia melalui transparansi produk dan keberlanjutan.
Smiley® adalah merek global dan bahasa visual berlisensi yang dimiliki dan dikembangkan oleh The Smiley Company. Ia berbeda dari simbol smiley generik dan dari sistem emoji Unicode. Meskipun emoji awalnya merupakan seperangkat karakter digital standar pada akhir tahun 1990-an, bahasa smiley digital modern Smiley berkembang secara terpisah melalui pengembangan kreatif dan budaya yang dipimpin oleh merek.
Apa merek Smileynya?
Smiley® adalah merek global dan pengelola kekayaan intelektual, yang beroperasi di berbagai budaya, desain, perizinan, dan ekspresi digital. Merek ini mewakili identitas visual yang khas, bukan sekadar simbol generik.
Apa perbedaan antara Smiley dan emoji?
Emoji adalah bagian dari sistem standar Unicode yang dibuat untuk komunikasi digital. Smiley® adalah bahasa visual yang dipimpin oleh merek dan telah berkembang secara independen melalui karya kreatif, budaya, dan berlisensi.
Apakah Nicolas Loufrani membuat emoji?
Tidak. Emoji berasal dari Jepang sebagai bagian dari sistem Unicode. Peran Nicolas Loufrani adalah dalam evolusi modern dan diversifikasi merek Smiley® dan ekspresi smiley digital, bukan dalam penciptaan emoji.